Kerajinan Ukir

Kerajinan Ukir

Satu citra yang telah begitu melekat dengan Jepara adalah predikatnya sebagai “Kota Ukir”. Ukir kayu telah menjadi idiom kota kelahiran Raden Ajeng Kartini ini, dan bahkan belum ada kota lain yang layak disebut sepadan dengan Jepara untuk industri kerajinan meubel ukir. Namun untuk sampia pada kondisi seperti ini, Jepara telah menapak perjalana yang sangat panjang. Sejak jaman kejayaan Negara-negara Hindu di Jawa Tengah, Jepara Telah dikenal sebagai pelabuhan utara pantai Jawa yang juga berfungsi pintu gerbang komunikasi antara kerajaan Jawa denga Cina dan India .Demikian juga pada saat kerajan Islam pertama di Demak, Jepara telah dijadikan sebagai pelabuhan Utara disamping sebagai pusat perdagangan dan pangkalan armada perang. Dalam masa penyebaran agama Islam oleh para Wali, Jepara juga dijadikan daerah “ pengabdian” Sunan Kalijaga yang mengembangkan berbagai macam seni termasuk seni ukir.Factor lain yang melatar belakangi perkembangan ukir kayu di Jepara adalah para pendatang dari negeri Cina yang kemudian menetap. Dalam catatan sejarah perkembangan ukir kayu juga tak dapat dilepaskan dari peranan Ratu Kalinyamat . Pada masa pemerintahannya ia memiliki seorang patih yang bernama “Sungging Badarduwung” yang berasal dari Negeri Campa Patih ini ternyata seorang ahli pahat yang dengan sukarela mengajarkan keterampilannya kepada masyarakat disekitarnya Satu bukti yang masih dapat dilihat dari seni ukir masa pemerintahan Ratu Kalinyamat ini adalah adanya ornament ukir batu di Masjid Mantingan.Disamping itu , peranan Raden Ajeng Kartini dalam pengembangkan seni ukir juga sangat besar. Raden Ajeng Kartini yang melihat kehidupan para pengrajin tak juga beranjak dari kemiskinan, batinnya terusik, sehingga ia bertekat mengangkat derajat para pengrajin. Ia memanggil beberapa pengrajin dari Belakang Gunung (kini salah satu padukuhan Desa mulyoharjo) di bawah pimpinan Singowiryo, untuk bersama-sama membuat ukiran di belakang Kabupaten. Oleh Raden Ajeng Kartini, mereka diminta untuk membuat berbagai macam jenis ukiran, seperti peti jahitan, meja keci, pigura, tempat rokok, tempat perhiasan, dan lain-lain barang souvenir. Barang-barang ini kemudian di jual Raden Ajeng Kartini ke Semarang dan Batavia (sekarang Jakarta ), sehingga akhirnya diketahui bahwa masyarakat Jepara pandai mengukir.

Setelah banyak pesanan yang datang, hasil produksi para pengrajin Jepara bertambah jenis kursi pengantin, alat panahan angin, tempat tidur pengantin dan penyekat ruangan serta berbagai jenis kursi tamu dan kursi makan. Raden Ajeng Kartini juga mulai memperkenalkan seni ukir Jepara keluar negeri. Caranya, Raden Ajeng kartini memberikan souvenir kepada sahabatnya di luar negeri. Akibatnya ukir terus berkembang dan pesanan terus berdatangan. Seluruh penjualan barang, setelah dikurangi dengan biaya produksi dan ongkos kirim, uangnya diserahkan secara utuh kepada para pengrajin.Untuk menunjang perkembangan ukir Jepara yang telah dirintis oleh Raden Ajeng Kartini, pada tahun 1929 timbul gagasan dari beberapa orang pribumi untuk mendirikan sekolah kejuruan. Tepat pada tanggal 1 Juli 1929, sekolah pertukangan dengan jurusan meubel dan ukir dibuka dengan nama “Openbare Ambachtsschool” yang kemudian berkembang menjadi Sekolah Teknik Negeri dan Kemudian menjadi Sekolah Menengah Industri Kerajinan Negeri.Dengan adanya sekolah kejuruan ini, kerajinan meubul dan ukiran semaluas di masyarakat dan makin banyak pula anak–anak yang masuk sekolah ini agar mendapatkan kecakapan di bidang meubel dan meubel dan ukir. Di dalam sekolah ini agar diajarkan berbagai macam desain motif ukir serta ragam hias Indonesia yang pada mulanya belum diketahui oleh masyarakat Jepara . Tokoh-tokoh yang berjasa di dalam pengembangan motif lewat lembaga pendidikan ini adalah Raden Ngabehi Projo Sukemi yang mengembangkan motif majapahit dan Pajajaran serta Raden Ngabehi Wignjopangukir mengembangkan motif Pajajaran dan Bali.Semakin bertambahnya motif ukir yang dikuasai oleh para pengrajin Jepara , meubel dan ukiran Jepara semakin diminati. Para pedagang pun mulai memanfaatkan kesempatan ini, untuk mendapatkan barang-barang baru guna memenuhi permintaan konsumen, baik yang berada di dalam di luar negeri.

Kemampuan masyarakat Jepara di bidang ukir kayu juga diwarnai dengan legenda . Dikisahkan, pada jaman dahulu ada seorang seniman bernama Ki Sungging Adi Luwih yang tinggal di suatu kerajaan. Ketenaran seniman ini didengar oleh sang raja yang kemudian memesan gambar permaisuri. Singkat cerita, KiSungging berhasil menyelesaikan pesanan dengan baik. Namun ketika ia akan menambahkan warna hitam pada rambut, terpeciklah tinta hitam dibagian pangkal paha gambar sang permaisuri sehingga nampak seperti tahi lalat. Gambar ini kemudian diserahkan kepada raja yang sangat kagum terhadap hasil karya Ki Sungging.

Namun raja juga curiga karena ia melihat ada tahi lalat dipangkal paha. Raja menduga Ki Sungging talah melihat permaisuri telanjang. Oleh karena itu raja berniat menghukum Ki Sungging dengan membuat patung di udara dengan naik layang-layang. Pada waktu yang telah ditentukan ki Sungging naik layang-layang dengan membawa pelengkapan pahat untuk membuat patung permaisuri.

Namun karena angina bertiup sangat kencang, patung setengah jadi itu akhirnya terbawa angin dan jatuh di pulau Bali. Benda ini akhirnya ditemukan oleh masyarakat Bali, sehingga masyarakat setempat sekarang dikenal sebagai ahli membuat patung. Sedangkan peralatan memahat jatuh di belakang gunung dan konon dari kawasan inilah ukir Jepara mulai berkembang.

Terlepas dari cerita legenda maupun sejarahnya, seni ukir Jepara kini telah dapat berkembang dan bahkan merupakan salah satu bagian dari “nafas kehidupan dan denyut nadi perekonomian “ masyarakat Jepara.

Setelah mengalami perubahan dari kerajinan tangan menjadi industri kerajinan, terutama bila dipandang dari segi sosial ekonomi, ukiran kayu Jepara terus melaju pesat, sehingga Jepara mendapatkan predikat sebagai kota ukir, setelah berhasil menguasai pasar nasional. Namun karena perkembangan dinamika ekonomi, pasar nasional saja belum merupakan jaminan, karena di luar itu pangsa pasar masih terbuka lebar. Oleh karena itu diperlukan kiat khusus untuk dapat menerobos pasar internasional.

Untuk melakukan ekspansi pasar ini buka saja dilakukan melalui pameran-pameran, tetapi juga dilakukan penataan-penataan di daerah. Langkah-langkah ini ditempuh dengan upaya meningkatkan kualitas muebel ukir Jepara, menejemen produksi dan menejemen pemasaran. Di samping itu dikembangkan “Semangat Jepara Incoporated “, bersatunya pengusaha Jepara dalam memasuki pasar ekspor, yang menuntut persiapan matang karena persaingan-persaingan yang begitu ketat .

Guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia misalnya, dilakukan melalui pendidikan Sekolah Menengah Industri Kerajinan Negeri dan Akademi Teknologi Perkayuan dan pendidikan non formal melalui kursus-kursus dan latihan-latihan. Dengan penigkatan kualitas sumber daya manusia ini diharapkan bukan saja dapat memacu kualitas produk, tatapi juga memacu kemampuan para pengrajin dan pengusaha Jepara dalam pembaca peluang pasar dengan segala tentutannya.

Peningkatan kualitas produk dan pengawasan mutu memang menjadi obsesi Jepara dalam memasuki pasar internasional, yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan luar negri terhadap produk industri Jepara. Karena itu pengendalian mutu dengan mengacu pada sistim standard internasional merupakan hal yang tidak dapat di tawar-tawar lagi. Usaha ini dilakukan melalui pembinaan terhadap produsen agar mempertahankan mutu produknya dalam rangka menjamin mutu pelayanan sebagai mana dipersaratkan ISO 9000.

Di samping itu, perluasan dan intensifikasi pasar terus dilakukan dalam rangka meningkatkan ekspor serta peluasan pasar internasional dengan penganeragaman produk yang mempunyai potensi, serta peningkatan market intelligence untuk memperoleh transportasi pasar luar negeri. Dengan demikian para pengusaha dapat dengan tepat dan cepat mengantisipasi peluang serta tantangan yang ada dipasar internasional. Sementara itu jaringan informasi terus dilakukan melalu pengevektivan fungsi dan kegiatan Buyer Reception Desk yang ada di Jepara. Langkah-langkah konseptual yang dilakukan secara terus menerus ini telah berbuah keberhasilan yang dampaknya dirasakan oleh masyarakat Jepara, berupa peningkatan kesejateraannya. Dari data yang ada dapat dijadikan cermin keberhasilan sektor meubel ukir dalam lima tahun terakhir.

Data diatas belum termasuk potensi kayu olahan , souvenir dan peti mati yang dalam tiga tahun terakhir telah berhasil dilealisir ekspornya. Untuk dapat melihat lebih jauh potensi ukir kayu ini juga dapat dilihat berbagai macam penghargaan, yang bersekala regional, nasional dan internasional, baik bagi para pengusaha, pengrajin maupun bagi pimpinan daerah.

By syahruljepara Posted in Blog

SEJARAH UKIR JEPARA

SEJARAH UKIR JEPARA

Jauh sebelum adanya kerajaan-kerajaan ditanah jawa. Diujung sebelah utara pulau Jawa sudah ada sekelompok penduduk yang diyakini orang-orang itu berasal dari daerah Yunnan Selatan yang kala itu melakukan migrasi ke arah selatan. Jepara saat itu masih terpisah oleh selat Juwana.

Asal nama Jepara berasal dari perkataan Ujung Para, Ujung Mara dan Jumpara yang kemudian menjadi Jepara, yang berarti sebuah tempat pemukiman para pedagang yang berniaga ke berbagai daerah. Menurut buku “Sejarah Baru Dinasti Tang (618-906 M)” mencatat bahwa pada tahun 674 M seorang musafir Tionghoa bernama I-Tsing pernah mengunjungi negeri Holing atau Kaling atau Kalingga yang juga disebut Jawa atau Japa dan diyakini berlokasi di Keling, kawasan timur Jepara sekarang ini, serta dipimpin oleh seorang raja wanita bernama Ratu Shima yang dikenal sangat tegas.

Menurut seorang penulis Portugis bernama Tome Pires dalam bukunya “Suma Oriental”, Jepara baru dikenal pada abad ke-XV (1470 M) sebagai bandar perdagangan yang kecil yang baru dihuni oleh 90-100 orang dan dipimpin oleh Aryo Timur dan berada dibawah pemerintahan Demak. Kemudian Aryo Timur digantikan oleh putranya yang bernama Pati Unus (1507-1521). Pati Unus mencoba untuk membangun Jepara menjadi kota niaga.

Pati Unus dikenal sangat gigih melawan penjajahan Portugis di Malaka yang menjadi mata rantai perdagangan nusantara. Setelah Pati Unus wafat digantikan oleh ipar Faletehan /Fatahillah yang berkuasa (1521-1536). Kemudian pada tahun 1536 oleh penguasa Demak yaitu Sultan Trenggono, Jepara diserahkan kepada anak dan menantunya yaitu Ratu Retno Kencono dan Pangeran Hadirin, suaminya. Namun setelah tewasnya Sultan Trenggono dalam Ekspedisi Militer di Panarukan Jawa Timur pada tahun 1546, timbulnya geger perebutan tahta kerajaan Demak yang berakhir dengan tewasnya Pangeran Hadiri oleh Aryo Penangsang pada tahun 1549.

Kematian orang-orang yang dikasihi membuat Ratu Retno Kencono sangat berduka dan meninggalkan kehidupan istana untuk bertapa di bukit Danaraja. Setelah terbunuhnya Aryo Penangsang oleh Sutowijoyo, Ratu Retno Kencono bersedia turun dari pertapaan dan dilantik menjadi penguasa Jepara dengan gelar NIMAS RATU KALINYAMAT.

Pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat (1549-1579), Jepara berkembang pesat menjadi Bandar Niaga utama di Pulau Jawa, yang melayani eksport import. Disamping itu juga menjadi Pangkalan Angkatan Laut yang telah dirintis sejak masa Kerajaan Demak.

Sebagai seorang penguasa Jepara, yang gemah ripah loh jinawi karena keberadaan Jepara kala itu sebagai Bandar Niaga yang ramai, Ratu Kalinyamat dikenal mempunyai jiwa patriotisme anti penjajahan. Hal ini dibuktikan dengan pengiriman armada perangnya ke Malaka guna menggempur Portugis pada tahun 1551 dan tahun 1574. Adalah tidak berlebihan jika orang Portugis saat itu menyebut sang Ratu sebagai RAINHA DE JEPARA”SENORA DE RICA, yang artinya Raja Jepara seorang wanita yang sangat berkuasa dan kaya raya.

Serangan sang Ratu yang gagah berani ini melibatkan hamper 40 buah kapal yang berisikan lebih kurang 5.000 orang prajurit. Namun serangan ini gagal, ketika prajurit Kalinyamat ini melakukan serangan darat dalam upaya mengepung benteng pertahanan Portugis di Malaka, tentara Portugis dengan persenjataan lengkap berhasil mematahkan kepungan tentara Kalinyamat.

Namun semangat Patriotisme sang Ratu tidak pernah luntur dan gentar menghadapi penjajah bangsa Portugis, yang di abad 16 itu sedang dalam puncak kejayaan dan diakui sebagai bangsa pemberani di Dunia.

Dua puluh empat tahun kemudian atau tepatnya Oktober 1574, sang Ratu Kalinyamat mengirimkan armada militernya yang lebih besar di Malaka. Ekspedisi militer kedua ini melibatkan 300 buah kapal diantaranya 80 buah kapal jung besar berawak 15.000 orang prajurit pilihan. Pengiriman armada militer kedua ini di pimpin oleh panglima terpenting dalam kerajaan yang disebut orang Portugis sebagai “QUILIMO”.

Walaupun akhirnya perang kedua ini yang berlangsung berbulan-bulan tentara Kalinyamat juga tidak berhasil mengusir Portugis dari Malaka, namun telah membuat Portugis takut dan jera berhadapan dengan Raja Jepara ini, terbukti dengan bebasnya Pulau Jawa dari Penjajahan Portugis di abad 16 itu.

Sebagai peninggalan sejarah dari perang besar antara Jepara dan Portugis, sampai sekarang masih terdapat di Malaka komplek kuburan yang di sebut sebagai Makam Tentara Jawa. Selain itu tokoh Ratu Kalinyamat ini juga sangat berjasa dalam membudayakan SENI UKIR yang sekarang ini jadi andalan utama ekonomi Jepara yaitu perpaduan seni ukir Majapahit dengan seni ukir Patih Badarduwung yang berasal dari Negeri Cina.

Menurut catatan sejarah Ratu Kalinyamat wafat pada tahun 1579 dan dimakamkan di desa Mantingan Jepara, di sebelah makam suaminya Pangeran Hadiri. Mengacu pada semua aspek positif yang telah dibuktikan oleh Ratu Kalinyamat sehingga Jepara menjadi negeri yang makmur, kuat dan mashur maka penetapan Hari Jadi Jepara yang mengambil waktu beliau dinobatkan sebagai penguasa Jepara atau yang bertepatan dengan tanggal 10 April 1549 ini telah ditandai dengan Candra Sengkala TRUS KARYA TATANING BUMI atau terus bekerja keras membangun daerah.

Untuk Tahun 2010 ini, Jepara telah mendapatkan sertifikasi Indikasi Geografis terhadap produk Ukirnya yang sangat khas.

By syahruljepara Posted in Blog

Memilih Ranjang Tidur Anak

MEMILIH RANJANG TIDUR UNTUK ANAK

Memilih ranjang tidur untuk anak tidak semudah dalam memilih ranjang tidur untuk orang dewasa karena tempat tidur anak harus dipenuhi dengan kebutuhan tidur anak – anak. Satu hal yang pasti diperhatikan adalah masalah kenyamanannya.

Tempat Tidur Anak

Tempat tidur untuk anak harus dibuat sesuai dengan prosedur kebutuhan anak mulai dari tingkat kenyamanan hingga tingkat keamanannya perlu dijaga. Dalam dekorasi ruang tidur anak, design dan warna dari tempat tidur pun mempengaruhi dekorasi ruang.  Karenanya design dan warnanya pun harus di sesuaikan dengan kebutuhan anak dan estetika ruang tidur.

Variasi Tempat Tidur

Variasi tempat tidur anak sekarang ini masih lebih sedikit dibandingkan variasi tempat tidur untuk orang dewasa baik dari segi model maupun pemilihan kasur. Design ranjang untuk anak –anak sekarang ini masih umum seperti gambar tokoh kartun atau yang berbentuk mobil. Jika Anda membelikan ranjang anak ini hanya dengan model seperti itu, maka ranjang tersebut tidak dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama sebab anak – anak ke depannya pasti berkembang.

Pemilihan Bahan Tempat Tidur

Ketika Anda ingin membeli tempat tidur untuk buah hati sebaiknya pilih material yang bisa menyokong tubuh anak yang mungil. Salah satu material yang direkomendasikan adalah kayu. Kayu merupakan material yang paling aman digunakan untuk tempat tidur, tetapi kualitas dari kayunya perlu juga diperhatikan. Gunakanlah kayu jati dan oak untuk ranjang anak Anda.
Selain pemilihan bahan, faktor keamanan dan kenyamanan harus jugadiperhatikan. Pilihlah ranjang yang dapat bertahan lama dengan mengatur ukuran dari ranjang tersebut agar bisa digunakan dalam jangka waktu lama.
Kesimpulan
Seperti apapun bentuk dan model tempat tidur si buah hati, hal yang paling utama diperhatikan adalah kenyamanan tidurnya. Hal ini disebabkan karena tidur merupakan salah satu kebutuhan anak dalam berkembang. Oleh karena itu, kebutuhan akan kenyamanan kasur menjadi pelengkap untuk membuat si kecil dapat tidur dengan baik.
CONTOH TEMPAT TIDUR ANAK

Cara Memilih Rak Buku

Bagaimanakah Cara memilih rak buku buat ruangan Anda?

Sebuah rak buku tidak sekedar tempat untuk memajang buku Anda. Bentuk dan gaya dari rak buku juga patut diperhatikan sebelum anda membelinya. Apalagi jika diletakan di ruang tamu, tentu rak buku tersebut akan mempengaruhi kesan tamu yang datang ke rumah Anda. Sebuah rak buku memang menjadi pesan kepribadian Anda tapi jangan sampai berlebihan. Rak buku mempunyai potensi menjadi pusat perhatian, karena itu perhatikan beberapa hal di bawah untuk mendapatkan rak buku idaman anda:

Ukurlah Ruangan untuk Rak Buku Anda

Ukurlah ruangan Anda dan putuskan dimana Anda akan meletakan rak buku tersebut. Ukurlah berapa ukuran yang tersedia dan carilah rak buku yang sesuai. Pastikan ada cukup ruang untuk berjalan dan tidak membuat ruangan terlalu sempit. Ukur berapa jarak dari lantai ke atap, pastikan tinggi dari rak buku yang Anda inginkan.

Ketahui Apa Yang Akan Ditaruh Di Rak Buku

Ketahuilah apa saja yang akan Anda taruh di rak buku Anda. Tidak hanya buku saja, Anda juga bisa meletakkan berbagai pernak-pernik, seperti papan permainan, video games, bingkai photo, koleksi film dan lain-lain. Dari sini anda dapat mengetahui jumlah dan ukuran yang dibutuhkan pada rak buku Anda. Anda dapat membayangkan seperti apa rak buku Anda. Berapa jumlah laci? Rak dengan pintu kaca? Dengan begini maka Anda akan semakin cepat dan memilih rak buku.

Sesuaikan Rak Buku Anda Dengan Gaya Furniture

Sesuaikan gaya rak buku Anda dengan furniture lain di ruangan. Sangat penting untuk menemukan gaya yang sesuai apabila furniture lainnya adalah furniture lama. Misalnya, rak buku yang kokoh dan penuh hiasan untuk ruang tamu minimalis modern, sebuah rak buku logam tanpa lekuk atau detail tambahan akan jauh lebih baik untuk perabot ruang hidup modern Anda
Ketika membeli sebuah rak buku, Anda perlu memperhatikan gaya, bahan material, dan warna. Jika anda tidak menemukan gaya yang tepat pada ruangan Anda, maka cobalah memadukan dengan warna dan tema sekitar.
Beberapa pilihan Rak Buku :

Cara merawat garden furnitur jati

Apakah anda mempunyai furniture jati di luar ruangan (outdoor/garden furniture)? Kayu jati merupakan bahan yang tepat untuk furniture di teras atau taman rumah anda. Hal ini dikarenakan furniture jati dapat tahan selama bertahun-tahun dan tetap terlihat cantik. Meskipun begitu furniture jati dapat berubah warna dari coklat keemasan menjadi perak atau abu-abu.
Furniture jati adalah furniture yang indah dan berkualitas karena tahan terhadap segala cuaca, dan kerusakan lainnya. Kayu yang keras serta minyak alaminya sudah cukup dalam mengahadapi kerusakan apapun. anda hanya perlu merawat penampilan dari furniture jati anda

Menggunakan Minyak Jati
Anda dapat menggunakan minyak jati sekali dalam setahun untuk menjaga warna furniture jati anda yang diletakkan di luar rumah. jika furniture jati ini sering terkena sinar matahari atau embun maka anda perlu memberikan minyak kayu jati lebih sering. Bersihkan furniture jati anda dari debu dan kotoran menggunakan kain basah sebelum diberi minyak kayu jati. Hal ini meningkatkan kerja minyak kayu jati lebih cepat dan lebih baik
Untuk menjaga penampilan furniture jati outdoor, maka hindari penempatan furniture jati di atas genangan air. Selama musim hujan simpanlah furniture jati nada pada tempat yang kering agar terlindung dari air hujan, atau anda dapat menutupi furniture jati anda. Jangan lupa unutk menutupi legan dan kaki kursi jati dan meja jati anda.

By syahruljepara Posted in Blog

Furniture Minimalis

Berbicara tentang desain furniture minimalis, tidak lepas dari desain minimalis yang menjadi induk prinsip aliran desain ini. Desain minimalis adalah gerakan desain penting di abad 20 dan 21. Gaya desain ini mempengaruhi tidak hanya furniture,interior design, arsitektur tapi juga lukisan, gadget, peralatan rumah tangga, desain web dan sebagainya.

Gadget yang cukup terkenal menggunakan prinsip desain minimalis adalah produk-produk Apple Mackintosh seperti iPAD, iPOD, MacOs, dsb. Desain-desain ini tidak hanya terkenal tetapi diterima pasar dalam jumlah yang besar. Apple juga tidak sendirian, hampir semua peralatan gadget menggunakan desain minimalis. Samsung, Nokia, Motorola menggunakan prinsip desain minimalis.

Desain web juga banyak yang menggunakan prinsip minimalis. Contohnya google. Bandingkan desain google.com dan yahoo.com. Desain yahoo.com berisi logo text box pencarian, tombol pencarian, foto berita, judul-judul berita, topik populer, menu aneka produk yahoo mulai dari email, travel, flickr, game, group, answer dst. sedangkan google hanya bersih textbox, logo, menu layanan dengan ukuran kecil di atas. Komponen itu berada di tengah-tengah background putih, polos. Begitu saja.

Apa sih prinsip desain minimalis itu? Apa menariknya ?
Desain minimalis melucuti komponen desain hingga yang tersisa hal yang paling elementer.
Prinsip Desain Minimalis dipengaruhi oleh gerakan seni De Stijl, arsitek Ludwig Mies van der Rohe, dan Desain Jepang Tradisional. Semuanya hendak mempreteli komponen desain hingga yang tersisa adalah yang paling elementer. De Stijl ingin mencapai seni yang mengekspresikan tatanan dan harmoni yang ideal. Gerakan ini menonjolkan abstraksi murni dan universalitas, dengan mengurangi suatu desain atau seni ke bentuk dan warna terpenting. Komposisi visual disederhanakan menjadi garis horizontal dan vertikal, dan warna yang dipakai direduksi menjadi warna primer saja, kuning, merah, biru, dan tentu saja warna hitam dan putih.
Ludwig Van Der Rohe (1886-1969) banyak dikenal sebagai pionir arsitektur modern. Dia membangun gaya arsitek baru dengan menonjolkan kesederhanaan yang ekstrim. Ungkapannya yang terkenal adalah ” less is more” dan “God is in the details”. Less is more artinya, lebih sedikit, lebih baik. Komponen suatu desain dipreteli hingga unsur terpenting saja yang tertinggal. Adapun God is in the details ungkapan untuk, apapun yang kita lakukan, detail itu sangatlah penting. Dalam arsitektur, rohe punya konsep kulit dan rangka, artinya kontruksi ada di rangka, bukan di tembok. Nampaknya hal ini didukung oleh kemajuan di bidang bahan material. Ide tentang interior adalah open plan. Tembok-tembok dalam rumah dikurangi sesedikit mungkin. Antara ruang dapur dan ruang keluarga, tidak dipisahkan oleh tembok.

Ide minimalis juga muncul di Jepang, khususnya budaya filsafat zen. Konsep zen tentang kesederhanaan tiidak hanya nilai persepsi moral, tetapi estetika dalam melihat hakikat kebenaran dan membuka kualitas intrinsik dari material dan objek. Prinsip estetik Jepang mengenal konsep Ma, artinya kosong atau ruang terbuka. Tembok dalam rumah yang kurang penting dihilangkan, mirip dengan konsep open plan dalam arsitektur barat.

Yang agak beda dengan barat adalah konsep Wabi. Wabi adalah kualitas intrinsik dari objek. Objek ini bisa material atau tumbuhan (dalam konteks desain). Prinsip ini menghargai tiadanya sifat, fitur yang tidak penting dan membuka karakter terkuat dari material

By syahruljepara Posted in Blog

Kursi Tamu Model Hijau Daun

Keren kan namanya? Diberi nama seperti itu karena kursi tamu ini (satu set) memiliki motif / pola daun (berupa ukiran) pada sandaran kursinya. Paket kursi tamu ini sangat bagus dan solid, karena terbuat dari kayu jati berkualitas tinggi. Sangat cocok diletakkan di ruang tamu, atau juga bisa digunakan untuk mengisi ruang keluarga anda.

Berminat? Ini adalah kursi tamu yang sangat kuat, tegas, dan cantik, karena memiliki motif daun. Harganya sangat terjangkau, Rp 3.000.000.

Kursi Betawi Kolonial

Bagi anda yang menyukai kursi tamu model Betawi, kursi Betawi Colonial Set ini adalah pilihan yang sangat tepat untuk anda. Modelnya sangat antik dan selalu enak untuk dipandang, tidak pernah ketinggalan jaman. Sangat tepat untuk diletakkan di taman, sehingga taman anda akan terlihat lebih cantik dan unik. Selain itu, sangat baik pula untuk diletakkan di ruang tamu anda, karena bentuknya sangat sederhana dan tidak memerlukan ruang yang besar. Berminat? Ini kursi bagus banget, bahannya terbuat dari kayu jati asli, sangat solid dan kokoh.

Harga Rp 2.000.000

Kursi Betawi

Ini adalah kursi betawi paling favorit. Bentuknya sangat manis dan cantik, dapat memberikan nuansa yang antik untuk taman maupun ruang tamu anda. Kursi Betawi Set ini sangat sederhana dan indah, warna coklatnya yang khas akan membuat semua orang senang untuk memandangnya, sudah pasti akan memberikan kesenangan tersendiri kepada setiap orang yang duduk di atas kursi ini. Bahannya terbuat dari kayu jati keras yang sangat kokoh, menjadikan kursi Betawi set ini pilihan yang sempurna untuk melengkapi dan mempercantik rumah anda.

Harga Rp 2.000.000

Kursi Makan Balero Cacah Set

Kursi Makan Balero Cacah Set merupakan dining set yang sangat antik dan unik. Semua kursinya memiliki bentuk yang cukup aneh, ya, sandarannya cukup tinggi dan tidak seperti kebanyakan kursi makan yang ada sekarang. Menurut saya ini adalah dining set yang sangat menarik, karena akan memberikan sentuhan yang unik dan berbeda terhadap ruang makan anda. Bahannya sangat kokoh, karena terbuat dari kayu jati yang sangat solid. Kesimpulannya, kursi makan Balero Cacah set merupakan pilihan yang tepat untuk anda, karena anda tidak akan menemukan dining set dan kursi makan yang lebih bagus dan lebih unik dari dining set ini dengan harga yang sama atau bahkan lebih mahal.

Harga Rp. 3.000.000